Taman Nasional Way Kambas, Lampung

By Rosa Cornelia Gusfa - Sunday, January 08, 2017

Taman Nasional Way Kambas adalah salah satu taman nasional yang ada di Indonesia. Taman Nasional ini lebih memfokuskan untuk perlindungan gajah. TN Way Kambas sendiri terletak di daerah Lampung tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Indonesia. Dahulunya terdapat Pusat Latihan Gajah, namun sekarang sudah berganti nama menjadi Pusat Konservasi Gajah. Pusat Konservasi Gajah di TN Way Kambas adalah yang terbesar di Indonesia. Terdapat sekitar 68 gajah latih di TN Way Kambas, jumlah tersebut belum termasuk dengan gajah liar. Beberapa gajah latih juga ditempatkan di 3 pos berbeda. Gajah-gajah tersebut dibutuhkan mengingat seringnya konflik yang terjadi antara gajah liar dan penduduk. Gajah liar sering kali datang ke area perkebunan warga sehingga membuat kebun warga tersebut rusak.




Perjalanan saya kali ini di Lampung yaitu dengan tujuan utama untuk mengunjungi Pusat Konservasi Gajah TN Way Kambas. Dari kota Bandar Lampung menuju TN Way Kambas dibutuhkan waktu sekitar 2.5jam perjalanan. Memasuki TN Way Kambas hanya dikenakan biaya masuk Rp.5000,-/orang. Jika ingin mendapatkan waktu yang tepat untuk mengunjungi Taman Nasional ini datanglah di pagi hari. Aktivitas gajah dimulai sekitar pukul 09.00wib. Pertama-tama para pawang gajah yang bertugas akan menuntun para  gajah ke sungai untuk di mandikan. Setelah pemandian gajah selesai, para gajah memulai aktivitas seperti biasa yaitu berinteraksi dengan pengunjung.





Taman Nasional Way Kambas ini menyediakan aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung dan gajah. Yang pertama yaitu menaiki gajah untuk mengelilingi sekitaran area Way Kambas khusus pengunjung, tiket yang harus dibayarkan yaitu sebesar Rp 20.000,-. Selain itu ada juga aktivitas trekking dan safari trip. Untuk trekking dan safari trip kita bisa ikut memandikan gajah di sungai, kemudian mengelilingi hutan area TN Way Kambas. Perbedaan keduanya hanya pada waktu, untuk trekking yaitu 30menit dan safari trip selama 1jam.




Selama trekking bersama gajah, pengunjung diharuskan untuk menaiki punggung gajah dan tidak diperbolehkan turun ketika berada di hutan. Di hutan area Way Kambas pengunjung akan melihat beberapa gajah yang asik bermain dan makan di ladang area hutan. Biasanya gajah yang berada di area hutan sedang tidak berinteraksi dengan pengunjung.  Setiap satu pengunjung yang akan melakukan trekking atau safari akan ditemani oleh satu pawang dan juga satu gajah.


Bermain dan mengetahui kebiasaan para gajah setiap hari tentunya sangat menarik bukan? Lalu kapan kamu akan kesini?





  • Share:

You Might Also Like

0 komentar