Pantai Gigi Hiu, Lampung!

By Rosa Cornelia Gusfa - Monday, January 09, 2017

Gigi Hiu? Terdengar menarik bukan? Dari namanya saja seperti terselip sebuah arti tersendiri. Masih bertemakan Explore Lampung, kali ini saya berada di Pantai Gigi Hiu. Pantai ini terletak di Desa Napal, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Perjalanan menuju pantai ini sangatlah menguras tenaga. Perjalanan dari kota Bandar Lampung memakan waktu sekitar 4jam. Akses menuju pantai ini juga belum mendukung untuk kendaraan roda empat. Kendaraan roda empat hanya bisa mencapai desa terakhir yaitu Desa Napal. Kebanyakan orang yang mengunjungi pantai ini lebih memilih untuk menggunakan kendaraan roda dua, lebih simple dan cepat.  Jalanan setapak dan penuh bebatuan juga menjadi tantangan tersendiri ketika menuju pantai ini.










Di Perjalanan menuju Pantai Gigi Hiu kalian akan banyak menemukan sawah dan juga bukit perkebunan milik warga. Walaupun akan menempuh jalanan yang rusak dan tentu saja menguras tenaga, percayalah ketika sampai disana semua akan terbayarkan. Susahnya akses ke Pantai Gigi Hiu membuat pantai ini belum terlalu ramai dikunjungi sehingga lingkungan di sekitar pantai sangatlah bersih dan asri. Orang yang berkunjung bisa menginap dengan mendirikan tenda atau hanya sekedar untuk mampir sesaat. Akan menjadi pilihan yang tepat jika menginap karena sunset di pantai ini sangatlah cantik!



Dahulunya orang-orang sekitar mengenal pantai ini dengan nama Pantai Batu Layar, kemudian semakin berjalannya waktu pantai ini pun diberi julukan Pantai Gigi Hiu. Nama yang sangat unik? Tentu saja. Nama Gigi Hiu diberikan karena di pantai ini terdapat bebatuan yang sangat besar dan juga tajam, serta ombak yang selalu hampir tidak pernah surut. Sangatlah tidak diperbolehkan untuk mandi pantai di sekitar bebatuan besar karena ombak yang tidak bersahabat. Salahsatu keunikan pantai ini adalah tepi pantainya. Pada umumnya tepi pantai selalu identik dengan pasir, namun tepi pantai disini bukanlah pasir melainkan batu-batu pantai yang unik! Bentuknya bulat dan tidak tajam jadi aman ketika berjalan diatasnya. Bebatuan yang terkena ombak pantai juga memberikan suara yang sangat unik. 




Menurut informasi dari orang yang sudah pernah berkunjung ke Pantai Gigi Hiu, dulunya biaya masuk ke pantai ini gratis atau tanpa dipungut biaya. Semakin mulai terkenalnya dan banyak yang berkunjung, untuk memasuki pantai ini diharuskan membayar. Pengelolaan pantai per desember 2016 kemarin masih belum resmi. Yang mengurus biaya masuk ke Pantai Gigi Hiu hanyalah warga lokal dan biaya untuk satu motor kemarin adalah Rp 50.000,-.




Rules untuk berkunjung ke pantai ini hampir sama dengan tempat-tempat lainnya. Usahakan untuk tidak mengotori dan tetap membuat lingkungan di pantai ini tetap asri. Kemudian bersikaplah yang sopan, tentu saja kita harus sopan kepada siapapun baik itu warga lokal, pengunjung lain dan penghuni tempat itu sendiri yang kasat mata. 




Pantai ini adalah pantai terfavorit terbaik terbagus tercantik dan juga terbersih yang pernah saya kunjungi! Tentu saya akan kembali! Terimakasih kepada para teman-teman Lampung yang ikut membuat akhir tahun baru 2016 saya sangat berkesan!
left to right : azwar, edho, rosa(saya), rian, rony



  • Share:

You Might Also Like

0 komentar