Pahlawan Pasar Apung

By Rosa Cornelia Gusfa - Friday, December 02, 2016

Dahulunya ketika kecil pastilah tidak asing dengan sebuah iklan di salahsatu TV swasta tentang seorang ibu yang berjualan di Pasar Apung. Iklan itu menjadi viral karena sang ibu duduk diatas perahu besertakan barang dagangannya sambil mengacungkan jempol berinisialkan “oke”. Sekarang pasti kamu ingat, iya kan?

 

Setelah iklan itu sedikit menjadi perbincangan, mulailah saya bertanya kepada ayah saya dimana pasar itu. Ayah saya lalu menjelaskan bahwa itu adalah Pasar Terapung Lok Baintan yang merupakan tradisi di Kalimantan Selatan. Percayalah dulunya saya sendiri masih kecil dan bahkan tidak tahu dimana Kalimantan Selatan itu.


Tahun demi tahun berjalan dan sampailah saya pada sekarang ini. Suatu ketika saya teringat dengan iklan tersebut dan mulai untuk menuliskannya menjadi salahsatu list tempat yang harus saya datangi. Kebetulan di tahun 2010 lalu saya mendatangi sebuah acara keluarga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Saat itu pula saya untuk pertama kalinya melihat tradisi Pasar Apung Lok Baintan.

 
Sedikit membutuhkan perjuangan karena perjalanan dari kota Banjarmasin ke tempat penyewaan perahu membutuhkan waktu sekitar dua jam. Pasar Terapung buka pada jam 5.30 WITA jadi pastikan berangkat sebelum waktu subuh. Untuk menuju Pasar Terapung kita diharuskan untuk menyewa sebuah perahu. Di tahun 2012 saya berkunjung, wisatawan dan para pedagang masih sangat banyak di pasar itu, namun sekarang sudah berbeda. 



Pada bulai Mei 2016 kemarin saya kembali lagi berkunjung ke Banjarmasin dan tentunya Pasar Terapung Lok Baintan. Sedikit mengejutkan saya ketika melihat pasar tersebut. Pasar yang dulunya ramai akan perahu pedagang maupun pembeli, sekarang sangat sepi. Saat itu hanya ada beberapa pedagang yang menjajakan dagangannya. Seharusnya di hari libur seperti hari minggu Pasar Terapung ramai dikunjungi. Mungkin saat itu hanya ada 20an perahu pedagang yang ada. 

 
Sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana perahu pedagang bisa mencapai puluhan bahkan seratus. Kondisi ini menjelaskan bahwa tradisi kebudayaan saat ini sedikit demi sedikit menghilang. Hanya beberapa orang yang masih berusaha untuk mempertahankannya. Sangat salut kepada para pedagang yang masih bertahan. Mungkin penghasilan yang mereka dapatkan dari dagangannya tidak terlalu banyak. Namun mereka lah sebenarnya para pahlawan yang berbakti pada negeri ini. Mereka tetap berusaha menjaga agar kebudayaan dan tradisi ini tetap ada dan tidak hilang.


Jika kalian berminat untuk mengunjungi Pasar Terapung ini, datanglah ke Banjarmasin Kalimantan Selatan. Bersenang hatilah ketika bertemu dengan para pedagang dan jangan lupa untuk membeli dagangan mereka. Biasanya mereka menawarkan buah-buahan yang fresh, kue-kue untuk sarapan pagi dan juga soto khas Banjar. Kedatangan kalian tentu sangat berarti bagi mereka.

  • Share:

You Might Also Like

7 komentar

  1. R*TI oke. :).
    Aku juga ingat iklan nya. Cuma sekarang udah sepi yah oca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kakak sepi banget gak rame kaya dulu lagi pasarnya :(

      Delete
  2. Replies
    1. tampilan mobile
      nya di rapihin lagi kaka, biar enak kalo baca dari hp

      Delete
  3. Iklan itu emng terngiang ngiang banget,, sampai sekarang pun masih ingat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iklan itu viral banget dimasa kecil ya kakkkk hehe

      Delete